Skripsi: Insomnia
Skripsi: Insomnia Ali Hamidi Negera yang aku diami ini memang aneh-aneh menyenangkan, sebagai seorang pengamat di warung kopi kutemui berita-berita aneh yang ada di televise. Sebagai satu-satunya hiburan yang dapat dinikmati secara umum di sana, selain menonton pertandingan catur. Ketika kuaduk kopi untuk yang ke dua puluh tujuh putaran, perasaanku tak enak. Kulirik televise yang ada di atas sana dan mendengarkan sungguh-sungguh, bahwa: “ Seusai menghina Pancasila dengan candaan yang melukai. Pada hari Kamis, Zaskia Gotik diundang anggota DPR untuk digandeng menjadi Duta Pancasila (Gedung Nusantara V, DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta ” ujar seorang laki-laki berjas hitam di televise. Kuamati lagi berita itu, barangkali itu hanya program acara komedi yang memuat berita yang ngawur dan lucu-lucuan saja. Ternyata tidak! Orang-orang itu begitu serius tentang itu. Oleh halnya aku tahu bagaimana mudahnya untuk menjadi “Duta” di negara ini, apakah jangan-jangan duta sampo juga berawal dari m...