Ijazah
Ijazah Ali Hamidi “ Kalau kau mencari ilmu hanya untuk mengalahkan orang lain atau mengejar nafsu duniawi. Maka kau sedang mencelakai dirimu sendiri Dul" ujar Paman dengan bijak sebelum aku pergi merantau, lalu waktu berjalan selemparan batu saja. Susah payah selama empat tahun aku kuliah di Jawa Tengah, dengan tak mencerminkan rasa bersalah Paman menjadikan ijazahku menjadi ganjal gorengan dan gelas kopi. Ingin kutangisi ijazah itu dan kusentil tenggorokan Paman ketika dia sedang minum tapi aku tak berani. Memang bagi masyarakat Desa Ujungpangkah, Gresik ini, setinggi apapun kita sekolah dan sepanjang apapun gelar seseorang. Jika dia tak mampu membenarkan genteng bocor, tak bisa mengaduk semen atau tak kuat mengangkat dua galon, maka dia termasuk golongan orang yang tak berguna. Aku juga menyesal telah memberitahu Paman bahwa ijazah yang kuterima di Institut Agama Islam Negeri itu mendapat IPK 3,9. Paman tak paham dan menceramahiku balik, Kau itu niat belajar apa sekedar mencari...