Postingan

Ijazah

Gambar
Ijazah Ali Hamidi “ Kalau kau mencari ilmu hanya untuk mengalahkan orang lain atau mengejar nafsu duniawi. Maka kau sedang mencelakai dirimu sendiri Dul" ujar Paman dengan bijak sebelum aku pergi merantau, lalu waktu berjalan selemparan batu saja. Susah payah selama empat tahun aku kuliah di Jawa Tengah, dengan tak mencerminkan rasa bersalah Paman menjadikan ijazahku menjadi ganjal gorengan dan gelas kopi. Ingin kutangisi ijazah itu dan kusentil tenggorokan Paman ketika dia sedang minum tapi aku tak berani. Memang bagi masyarakat Desa Ujungpangkah, Gresik ini, setinggi apapun kita sekolah dan sepanjang apapun gelar seseorang. Jika dia tak mampu membenarkan genteng bocor, tak bisa mengaduk semen atau tak kuat mengangkat dua galon, maka dia termasuk golongan orang yang tak berguna. Aku juga menyesal telah memberitahu Paman bahwa ijazah yang kuterima di Institut Agama Islam Negeri itu mendapat IPK 3,9. Paman tak paham dan menceramahiku balik, Kau itu niat belajar apa sekedar mencari...

Skripsi: Insomnia

Gambar
 Skripsi: Insomnia Ali Hamidi Negera yang aku diami ini memang aneh-aneh menyenangkan, sebagai seorang pengamat di warung kopi kutemui berita-berita aneh yang ada di televise. Sebagai satu-satunya hiburan yang dapat dinikmati secara umum di sana, selain menonton pertandingan catur. Ketika kuaduk kopi untuk yang ke dua puluh tujuh putaran, perasaanku tak enak. Kulirik televise yang ada di atas sana dan mendengarkan sungguh-sungguh, bahwa: “ Seusai menghina Pancasila dengan candaan yang melukai. Pada hari Kamis, Zaskia Gotik diundang anggota DPR untuk digandeng menjadi Duta Pancasila (Gedung Nusantara V, DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta ” ujar seorang laki-laki berjas hitam di televise. Kuamati lagi berita itu, barangkali itu hanya program acara komedi yang memuat berita yang ngawur dan lucu-lucuan saja. Ternyata tidak! Orang-orang itu begitu serius tentang itu. Oleh halnya aku tahu bagaimana mudahnya untuk menjadi “Duta” di negara ini, apakah jangan-jangan duta sampo juga berawal dari m...

Anda Jatuh Cinta atau Sedang Ber-Matematika

Gambar
  Anda Jatuh Cinta atau Sedang Ber-Matematika Ali Hamidi Sebagai manusia yang normal secara personal dan sosial, jatuh cinta merupakan perasaan yang selalu kita alami. Sebagaimana deskripsi tentang “rasa” itu tidak ada, maka cinta pun demikian. Membahas tentang perasaan kita tak pernah menemukan definisi atau arti katanya, melainkan yang kita temukan hanyalah tanda-tanda. Misal, rasa pedas itu apa definisinya? Susah bukan untuk dijelaskan, akan tetapi jika diberi tanda-tanda seperti perih di lidah, dampak makan sambel atau sebagainya. Maka kita mampu mentrasfer pengertia tersebut lewat ingatan indra. Tidak sedikit kasus di dunia ini yang tak bisa dinalar sebab urusan perasaan, sejak zaman dulu Kawan. Kalau tak percaya, bacalah cerita karya Nizami Ganjavi beberapa abad lalu Layla Majnun, dimana Qays rela meninggalkan kepintaran, kekayaan dan fasilitas lain demi mencintai Layla, hingga ia dianggap gila/Majnun. Atau Romeo yang rela mati demi Juliet, padahal zaman demikian mungki...

7.077

  7.077 Ali Hamidi Cintaku umpama sayap kupu-kupu Terbang keluar dari pelupuk rindu Dikibarkan teduhnya pada hati yang ragu Atau pena yang suka merayu Hasratku laksana kumpulan debu Melintas lalu kau seka di ujung matamu Terbang ia mencari asamara : Jangan Sampai mati sebab jatuh hati Cinta menghidupkan Jangan tanya hujan ia pemalu Rintik air berisik itu Bisu menatap bayangmu Jangan tanya awan ia peragu Tak pernah berani menyapa bumi Bila hujan tak membawa pesannya Diantara tujuh ribu tujuh puluh tujuh Jumlah bintang menatapku Maka ia bertanya siapakah gadis itu? Kutatap ia, akupun hujan dan awan

Pesan untuk Para Calon Perantau

Gambar
    Pesan untuk Para Calon Perantau Ali Hamidi ilustrasi dari google Sejatinya manusia tidak mungkin dapat terus hidup stagnan dan statis dalam pemikiran dan pengalamannya, untuk menambah pengetahuan dan gaya penghidupan manusia harus melakukan adaptasi terhadap hal-hal baru yang akan ia jalani. Adaptasi berarti perubahan atau penyesuaian makhluk hidup terhadap fungsi, struktur, lingkungan atapun keadaan yang membuatnya bertahan dalam kondisi baru tersebut. Tentu, kita tidak bisa semena-mena menuntut lingkungan atau budaya baru yang kita temui untuk menyesuaikan dengan keadaan kita, itu tak adil. Sebaliknya, karena kita adalah subjek bagi diri kita sendiri, maka kebaikan yang harusnya kita lakukan adalah melakukan adaptasi terhadap suatu tempat yang baru, meski tampak berlawanan dari rutinitas kita pada sebelumnya. Sebut saja santri baru, mahasiswa baru, pekerja pemula, keluaga yang pindah tempat tinggal dan berbagai kasus lainnya. Dalam menyikapi hal tersebut, ada beb...

Lagu Sastrawi

Gambar
 Lagu Sastrawi Ali Hamidi Saya sangat yakin orang-orang pasti menyukai irama, baik itu yang kemudian kita sebut musik, lagu pop, religi dan sebagainya. Sebagai seorang yang hanya penikmat dunia musik tanpa tau ilmu di bidang permusikan, saya hanya ingin menceritakan kekaguman diri saya terhadap musik. Sebagai satu contoh kekaguman itu saya taruh pada group band Payung Teduh. Bagi orang yang menikmati musik dan sekaligus pada keindahan lirik, pasti anda akan setuju dengan nama band yang saya sebutkan itu. Keprihatinan saya terhadap dunia musik Indonesia diawali dengan artis-artis yang dengan serampangan menciptakan lagu dengan judul yang aneh, lirik yang aneh dan harus dipertanyakan lebih jauh manfaat lagu itu. Saya agak berani berbicara tentang manfaat karena sebagaimana saya alami, lagu yang saya putar di media apapun pasti memunculkan inspirasi dan dorongan emosi yang baik. Lain halnya kemudian kita membahas artis-artis yang lebih jauh ke arena perdangdutan, saya bingung dengan a...

Puasa Puisi

 Puasa Puisi Ali Hamidi Daun-daun puisi menerka sebuah penyesalan Kepada yang datang setahun sekali Di beberapa kesunyian antara hari hari Menerka sia-sia Aku manusia yang pura-pura bisa mengingat dosa Dan tangis kepalsuan kami jatuh tiap usai Syawal Memohon mohon untuk Menyaksikan anak-anak burung terbang tanpa bulu Seperti manusia tanpa dosa Ia akan terbang ke perapian Dan bermain main yang dianggap cahaya Gelap kemudian menelan yang tak sempat dirangkai kata-kata Salatiga, 24 Mei 2021