Anda Jatuh Cinta atau Sedang Ber-Matematika
Anda Jatuh Cinta atau Sedang Ber-Matematika Ali Hamidi Sebagai manusia yang normal secara personal dan sosial, jatuh cinta merupakan perasaan yang selalu kita alami. Sebagaimana deskripsi tentang “rasa” itu tidak ada, maka cinta pun demikian. Membahas tentang perasaan kita tak pernah menemukan definisi atau arti katanya, melainkan yang kita temukan hanyalah tanda-tanda. Misal, rasa pedas itu apa definisinya? Susah bukan untuk dijelaskan, akan tetapi jika diberi tanda-tanda seperti perih di lidah, dampak makan sambel atau sebagainya. Maka kita mampu mentrasfer pengertia tersebut lewat ingatan indra. Tidak sedikit kasus di dunia ini yang tak bisa dinalar sebab urusan perasaan, sejak zaman dulu Kawan. Kalau tak percaya, bacalah cerita karya Nizami Ganjavi beberapa abad lalu Layla Majnun, dimana Qays rela meninggalkan kepintaran, kekayaan dan fasilitas lain demi mencintai Layla, hingga ia dianggap gila/Majnun. Atau Romeo yang rela mati demi Juliet, padahal zaman demikian mungki...