Butuh Lautan Tinta
Ali
Hamidi
Ketika patahan
rusuk turun menjelma
Makhluk anggun
lagi nirmala
Sumringailah
semesta, terobati luka badan bumi
Merangkul menemani
sepi hati
Yang bosan
menopang dan menyendiri
Per Empu annya
para insan
Sang maestro
irama perasaan
Pencipta rona
makna hati
Teladan pekerti
ibu sejati
Kau timang
rindu
Mengayun perlahan penuh syahdu
Terdengar samar
hentakan kaki
Tabah kuat menahan beba
Kau terima
segala keluh
Bersihkan angkuh serta kumuh
Terjahitlah satu
demi satu
Penghangat badan serta batin ku
Dialah bdadari
Pondasi sebuah
negri,Perhiasan duniawi
Kurangajarnya
aku
Yang
menggambarkanmu dengan tetes tinta
Dan beberapa helai buku
Salatiga, 5
September 2018
Komentar
Posting Komentar