Menunggu Rasi
Ali Hamidi

Aku duduk di tepi hening
Di bawah bintang manja berkedip
ku lihat dalam-dalam bintang itu, cerah bersinar malu-malu
dia merasi Sebuah wajah, memberi cahaya menepis resah

Aku tertawa Bersama sepi,kopi dan mimpi
Kita merapat saling menghangatkan
Merajut malam,menjemput pagi
Berselimut doa yang terbang bersama angin

Membawa harapan
Aku berada di antara rasa yang telah mengakar begitu dalam
Menjalar ke atas lidah namun tak bisa keluar dalam kata

Aku bersembunyi dalam tawa,aku menyapa dalam lirik
Aku sibuk mencari malam,aku rindu berjumpa rasi
Mungkin Jika esok tak kulihat rasi Mu lagi
Aku ingin dia bersamaku di setiap pagi

Salatiga, 3 September 2018


Puisi ini bukan sebuah gambaran suasana hati penulis atau salah satu inspirasinya. Hanya coretan ngawur yang ia buat untuk mengisi kekosongan harinya, telah diterbitkan oleh penerbit anlitera, pada tahun 2018.
Semoga anda terhibur, terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan

Skripsi: Insomnia

7.077