Anak-anak Kami

 Anak-anak Kami

Ali Hamiidi


Kepada jari-jemari dedaunan yang teduh menduhi

Pikiran-pikiran yang dipelajari anak didik kami

Kepada buku-buku yang termenung di bawah anak-anak gorengan

Tak sempat kami membeli


Tenaga dan rupiah adalah milik orang miskin

Penipu hanya butuh akal

Dan anak-anak itu, kami sekolahkan tinggi-tinggi

Agar esok tak mau menanam padi


Katanya sawah, tanah dan bapaknya adalah kuno

Udara dan beras ialah sampingan

Dan anak-anak itu berlomba-lomba untuk dikenal

Hingga lupa mengenal dirinya sendiri


Anak ayam di sana mati-matian ingin menggonggong

Sebab yang demikian sedang viral

Dan ayam-ayam renta sibuk memoles bulu putihnya

Hingga menghitam seperti ketika keluar dari telur dahulu

Kala


Gresik, 22 Mei 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan

Skripsi: Insomnia

7.077